11 Amalan Sunnah di Hari Jum’at yang Mulia
HARI Jumat merupakan hari yang istimewa dalam Islam. Ada ibadah khusus yang hanya dilakukan pada hari jumat, yaitu sholat jumat.
Allah SWT berfirman dalam Qur’an surat Al Jumu’ah ayat 9-10:
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”
Di hari Jumat, selain kewajiban bagi laki-laki untuk menjalankan shalat Jumat, ada banyak amalan lain yang bisa dikerjakan. Amalan-amalan tersebut merupakan ibadah sunnah.
Apa saja amalan tersebut? Berikut ini adalah 11 amalan yang bisa dilakukan di hari jumat:
Di hari Jum’at, seorang laki-laki muslim diwajibkan melaksanakan ibadah shalat Jum’at di masjid.
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS. AlJumu’ah: 9-10)
Lalu, apa dalilnya kalau hari Jum’at itu istimewa, bukan seperti hari-hari biasanya? Ada sebuah hadits yang menyebutkan betapa istimewanya hari Jum’at itu,
“Hari terbaik di mana matahari terbit di hari itu adalah hari Jum’at. Di hari itu Adam diciptakan, di hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga dan juga dikeluarkan dari surga. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari jum’at” (HR. Muslim)
Betapa istemewanya hari Jum’at itu? Pada hari tersebut Nabi Adam diciptakan dan dimasukkan kedalam surga. Bahkan Nabi Adam juga dikeluarkan dari surga pada hari Jum’at, serta kiamat tidak akan terjadi pada dari ini.
“Shalat Jum’at berjama’ah adalah kewajiban bagi setiap muslim, kecuali 4 golongan, yaitu budak, wanita, anak kecil, dan orang yang sakit” (HR. Abu Dawud)
Apakah kamu tahu apa saja amalan sunnah di hari Jum’at?
Ada banyak sunnah yang bisa kita lakukan di hari Jum’at, mulai dari ketika hari tersebut dimulai, saat sebelum shalat Jum’at, sampai ketika kita melaksanakan shalat Jum’at.
Berikut ini ada 11 sunnah yang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam contohkan kepada kita.
1. Membaca Surat Al-Kahfi
Membaca surat Al-Kahfi merupakan sunnah Jum’at .
Seperti yang diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.”(HR Hakim dalam Al-Mustadrok)
2. Memperbanyak Dzikir

Dzikir adalah mengingat Allah, dan kita diperintahkan ketika hari Jum’at untuk banyak-banyak berdzikir.
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian diseru untuk shalat pada hari jum’at, maka bersegeralah mengingat Allah…” (QS. Al Jumu’ah: 9)
3. Memperbanyak Doa
Di hari Jum’at, kita juga disunnahkan untuk memperbanyak doa. Seperti yang ada dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari Jum’at kemudian berkata,
“Di hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari dan Muslim)
Sedikit waktu yang dimaksud dalam hadits di atas adalah detik terakhir pada hari Jum’at. Tepatnya ketika mejelang maghrib, saat matahari akan terbenam di hari Jum’at.
4. Memperbanyak Shalawat

Shalawat bisa kita lakukan kapan saja dan dimana saja, baik pagi, siang, sore, ataupun malam. Kita bahkan sangat dianjurkan untuk bershalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Tetapi, pada hari Jum’at, alangkah indahnya jika kita memperbanyak bershalawat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku”. Para sahabat berkata, “Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?” Nabi bersabda,“Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An Nasa-i)
5. Mandi Jum’at
dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at, maka ia mandi seperti mandi janabah…” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan ada sebagian ulama yang menjadikan mandi Jum’at ini wajib hukumnya. Hal ini berdasarkan sebuah hadits dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Mandi pada hari Jum’at adalah wajib bagi setiap orang yang telah baligh.” (HR. Bukhari dan Muslim)
6. Memakai Pakaian Terbaik

Anjuran ini terkait erat dengan perintah shalat Jumat. Ketika sholat muslim menghadapkan dirinya pada Allah. Maka sepantasnyalah ia tampil dengan pakaian terbaiknya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wajib bagi kalian membeli 2 buah pakaian untuk shalat Jum’at, kecuali pakaian untuk bekerja” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Al Albani)
7. Membersihkan Diri dan Menggunakan Minyak Wangi
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu shalat sesuai dengan kemampuan dirinya, dan ketika imam memulai khutbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jum’at ini sampai Jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
8. Tidak Duduk dengan Memeluk Lutut
Ada sebuah larangan yang disampaikan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis hasan yang diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi dari Sahl bin Mu’adz bin Anas. Ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW melarang Al Habwah (duduk sambil memegang lutut) ketika sedang mendengarkan khatib berkhutbah. Maka, menghindarkan diri dri prilaku yang dilarang tersebut pun bisa menjadikan sebuah amal ibadah.
Sahl bin Mu’adz bin Anas mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang Al Habwah (duduk sambil memegang lutut) ketika sedang mendengarkan khatib berkhutbah. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, derajat hidits hasan)
9. Memperbanyak Shalat Sunnah Sebelum Khatib Naik Mimbar

dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang mandi kemudian datang untuk shalat Jum’at, lalu ia shalat semampunya dan dia diam mendengarkan khutbah hingga selesai, kemudian shalat bersama imam, maka akan diampuni dosanya mulai jum’at tersebut sampai jum’at berikutnya ditambah tiga hari.” (HR. Muslim)
Selain memperbanyak shalat sunnah ketika khatib belum naik ke atas mimbar, hadits di atas juga menunjukkan bahwa berbicara saat khatib sedang berkutbah itu dilarang.
10. Menyegerakan Berangkat ke Masjid
Bersegera ke masjid merupakan salah satu sunnah yang bisa kita lakukan di hari Jum’at.
Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jum’at dan tidur siang setelah shalat Jum’at” (HR. Bukhari).
11. Melaksanakan Shalat Sunnah Setelah Shalat Jum’at
Shalat sunnah setelah shalat Jum’at dilakukan dua rakaat atau empat rakaat. Kamu bisa menyimak hadits di bawah ini yang menjelaskan tentang shalat sunnah tersebut.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kalian telah selesai mengerjakan shalat Jum’at, maka shalatlah 4 rakaat.” Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris, bahwa Suhail berkata, “Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka shalatlah 2 rakaat di masjid dan 2 rakaat apabila engkau pulang.” (HR. Muslim, Tirmidzi)
Maka dengan mengerjakannya akan bertambah pula kebaikan bagi diri kita.
sumber : https://www.islampos.com/ini-11-amalan-sunnah-di-hari-jumat-66099/
0 Response to "Amalan Sunnah di Hari Jumat"
Posting Komentar